Tuesday, June 3, 2025

TINDAK KEKERASAN OLEH APARAT/PENGHILANGAN NYAWA SECARA PAKSA

 

Sejak 17 Januari 1999 sampai 30 Desember 1999 tercatat ada 166 kasus kekerasan yang dilakukan aparat keamana di Aceh. Akankah ini terus berlanjut?

No

IDENTITAS

TEMPAT KEJADIAN

TGL KEJADIAN/KRONOLOGIS

KETERANGAN

1

M. Jafar (28) warga Desa Simpang Rangkaya, Tanah Luas aceh Utara

Tanah Luas Aceh Utara

Korban ditembak anggota Polsek Kecamatan tanah Luas menembus tubuh mereka, Minggu (17/1/99).

Korban mengalami luka tembak serius

2

Amri (19) warga Desa Alue Blang Jreun, Tanah Luas, Aceh Utara

Tanah Luas Aceh Utara

Korban ditembak anggota Polsek Kecamatan tanah Luas menembus tubuh mereka, Minggu (17/1/99).

Korban mengalami luka tembak serius

3

Hendrik (28) warga Alue Blang Jruen, Tanah Luas, Aceh Utara

Tanah Luas Aceh Utara

Korban ditembak anggota Polsek Kecamatan tanah Luas menembus tubuh mereka, Minggu (17/1/99).

Korban mengalami luka tembak serius

4

3 lainnya tidak diketahui identitasnya.

Tanah Luas Aceh Utara

Korban ditembak anggota Polsek Kecamatan tanah Luas menembus tubuh mereka, Minggu (17/1/99).

Korban mengalami luka tembak serius

5

130 orang mahasiswa Aceh

Jembatan pante Pirak, Banda Aceh

Para korban mengalami bentrok fisik dengan aparat keamanan ketika ribuan mahasiswa yang menuntut referendum berusaha menembus pagar betis petugas di ujung jembatan Pante Pirak Banda Aceh, Jum’at (23/3/99). Para pengunjuk rasa berusaha masuk ke komplek Mesjid Raya Baiturrahman, tempat Presiden BJ Habibie mengadakan silaturahmi dengan masyarakat Aceh.

8 diantara korban mengalami luka serius.

6

5 mahasiswa Politeknik Lhokseumawe

Lhokseumawe Aceh Utara

Korban cedera dalam aksi pencegahan pembuatan grafiti referendum di kota Lhokseumawe Aceh utara, kawasan Desa Panggoi, Muara Dua, Selasa (13/4/99) petang.

Korban mengalami luka tembak serius

7Abu Bakar Abdullah (40) Desa Keude Lueng Putu, Pidie

Meunasah Blang Kandang, Aceh Utara

Korban bersama 5 warga sipil lainnya rabu (16/6) dinihari diberondong tembakan Meunasah Blang Kandang, Kec. Muara Dua, Kab. A. Utara

Korban tewas

8

Abu Bakar (45) Desa Pulo lueng III, Geulumpang III Pidie

Meunasah Blang Kandang, Aceh Utara

Korban bersama 5 warga sipil lainnya rabu (16/6) dinihari diberondong tembakan Meunasah Blang Kandang, Kec. Muara Dua, Kab. A. Utara

mengalami luka tembak di tangan kiri

9

Muhammad M. Hasan (45) Desa Pulo Puep, Bandar Baru Pidie

Meunasah Blang Kandang, Aceh Utara

Korban bersama 5 warga sipil lainnya rabu (16/6) dinihari diberondong tembakan Meunasah Blang Kandang, Kec. Muara Dua, Kab. A. Utara

mengalami luka tembak di lutut kiri.

10

Zulkarnain , (24)

Pasar Singamulo, Kec. Timang Gajah, Aceh Tengah

4 Juli ’99, ketika aparat melakukan penyisiran daerah tersebut untuk mencari aktifis GAM yang melakukan razia jelbab.

Pedagang obat dan saprodi di Singamulo sempat pingsan karena aparat memukulinya dengan gagang senapan dan gagang cangkul hingga patah di kedai korban.

11

Azhar, (35)

Pasar Singamulo, Kec. Timang Gajah, Aceh Tengah

4 Juli ’99, ketika aparat melakukan penyisiran daerah tersebut untuk mencari aktifis GAM yang melakukan razia jelbab.

Mengalami luka lembam akibat kena bogem dan dipukul dengan senjata

12

Said, (40)

Ronga – ronga, Kec. Timang Gajah, Aceh Tengah

4 Juli ’99, ketika aparat melakukan penyisiran daerah tersebut untuk mencari aktifis GAM yang melakukan razia jelbab.

Mengalami luka di bagian kepala

13

Nurdin, (41)

Ronga – ronga, Kec. Timang Gajah, Aceh Tengah

4 Juli ’99, ketika aparat melakukan penyisiran daerah tersebut untuk mencari aktifis GAM yang melakukan razia jelbab.

Sempat tak mampu berdiri karena pening setelah dihantam popor senjata dikepalanya

14

Amran, (27)

Ronga – ronga, Kec. Timang Gajah, Aceh. Tengah

4 Juli ’99, ketika aparat melakukan penyisiran daerah tersebut untuk mencari aktifis GAM yang melakukan razia jelbab.

Korban mengalami memar akibat pukulan

15

Buchari, (27)

Ronga – ronga, Kec. Timang Gajah, Kab. A. Tengah

4 Juli ’99, ketika aparat melakukan penyisiran daerah tersebut untuk mencari aktifis GAM yang melakukan razia jelbab.

Korban mengalami memar akibat pukulan

16

Muliadi, (16)

Ronga – ronga, Kec. Timang Gajah, Kab. A. Tengah

4 Juli ’99, ketika aparat melakukan penyisiran daerah tersebut untuk mencari aktifis GAM yang melakukan razia jelbab.

Siswa SLTP yang baru pulang dari sekolah, korban mengalami memar akibat pukulan.

17

M. Jamil, (16)

Ronga – ronga, Kec. Timang Gajah, Kab. A. Tengah

4 Juli ’99, ketika aparat melakukan penyisiran daerah tersebut untuk mencari aktifis GAM yang melakukan razia jelbab.

Siswa SLTP yang baru pulang dari sekolah, korban mengalami memar akibat pukulan.

18

M. Yusuf Karim

Desa Matang Teungoh – teungoh, Kec. Jambo Aye, Kab. A. Utara.

8 Juli ’99, kecamatan Jambo Aye, A. Utara, mencekam menyusul masuknya aparat keamanan dari PPRM untuk menggeledah rumah penduduk. Beberapa warga ditangkap dan dibawa ke Lhokseumawe.

Korban mengalami memar akibat pukulan

19

Bachtiar

Desa Matang Teungoh – teungoh, Kec. Jambo Aye, Kab. A. Utara.

8 Juli ’99, kecamatan Jambo Aye, A. Utara, mencekam menyusul masuknya aparat keamanan dari PPRM untuk menggeledah rumah penduduk. Beberapa warga ditangkap dan dibawa ke Lhokseumawe.

Korban mengalami memar akibat pukulan

20

Abdullah

Desa Matang Teungoh – teungoh, Kec. Jambo Aye, Kab. A. Utara.

 

8 Juli ’99, kecamatan Jambo Aye, A. Utara, mencekam menyusul masuknya aparat keamanan dari PPRM untuk menggeledah rumah penduduk. Beberapa warga ditangkap dan dibawa ke Lhokseumawe.

Korban mengalami memar akibat pukulan

21

Ibrahim Ahmad

Desa Matang Teungoh – teungoh, Kec. Jambo Aye, Kab. A. Utara.

8 Juli ’99, kecamatan Jambo Aye, A. Utara, mencekam menyusul masuknya aparat keamanan dari PPRM untuk menggeledah rumah penduduk. Beberapa warga ditangkap dan dibawa ke Lhokseumawe.

Korban mengalami memar akibat pukulan

22

M. Yusuf

Desa Matang Teungoh – teungoh, Kec. Jambo Aye, Kab. A. Utara.

8 Juli ’99, kecamatan Jambo Aye, A. Utara, mencekam menyusul masuknya aparat keamanan dari PPRM untuk menggeledah rumah penduduk. Beberapa warga ditangkap dan dibawa ke Lhokseumawe.

Korban mengalami memar akibat pukulan

23

Ibrahim (22)

Desa Pasi Tinggi, Kec. Simpang Ulim, Kab. A. Timur

Minggu /11 Juli 1999 sekitar pukul 08.30 wib dan ditemukan terapung di sungai Arakundo. Korban menghilang dari rumahnya jum’at (9/7) ketika aparat melakukan penyisiran hutan kawasan Pasi Tinggi mencari kelompok GAM. Ketika aprat melakukan penyisiran hutan korban dan dua temannya Muhammad (24) dan Jakfar (19) lari ketakutan. Melihat ada yang melarikan diri aparat melakukan pengejaran seraya melepaskan tembakan. Dua temannya berhasil melompat ke sungai Arakundo dan berhasil menyelamatkan diri dengan berenang. Korban terpisah dari rekannya dan tak diketahui kemana larinya. Namun mereka masih mendengar rentetan suarau tembakan.

Ketika ditemukan korban dalam kondisi terapung denga posisi telungkup, terdapat luka tembak pada rahang kiri dan peluru bersarang dalam batok kepala, sehingga muka dan wajah korban terlihat membengkak.

24

M. Hasan. B (26)

Desa Tgk Banta Tektek, kec. Matangkuli, kab. A. Utara

Korban mengalami penyiksaan ketika terjadi penangkapan terhadap 17 orang warga Matangkuli dengan dugaan sebagai anggota GAM, rabu (14/7) malam

Korban mengalami luka – luka di kepala akibat pukulan popor senjata

25

Azhari (34)

Desa tanjung Drien, kec. Matangkuli, kab. A. Utara

Korban mengalami penyiksaan ketika terjadi penangkapan terhadap 17 orang warga Matangkuli dengan dugaan sebagai anggota GAM, rabu (14/7) malam

Korban mengalami luka – luka di kepala akibat pukulan popor senjata

26

Marzuki (25)

Desa tanjung Drien, kec. Matangkuli, kab. A. Utara

Korban mengalami penyiksaan ketika terjadi penangkapan terhadap 17 orang warga Matangkuli dengan dugaan sebagai anggota GAM, rabu (14/7) malam

Korban mengalami luka – luka di kepala akibat pukulan popor senjata

27

M. Yusuf AB (24)

Desa tanjung Drien, kec. Matangkuli, kab. A. Utara

Korban mengalami penyiksaan ketika terjadi penangkapan terhadap 17 orang warga Matangkuli dengan dugaan sebagai anggota GAM, rabu (14/7) malam

Korban mengalami luka – luka di kepala akibat pukulan popor senjata

28

M. Syarif Sulaiman

Desa Tgk Banta Tektek, kec. Matangkuli, kab. A. Utara

Korban mengalami penyiksaan ketika terjadi penangkapan terhadap 17 orang warga Matangkuli dengan dugaan sebagai anggota GAM, rabu (14/7) malam

Korban mengalami luka – luka di kepala akibat pukulan popor senjata

29

Sulaiman Yusuf (25)

Desa Tgk Banta Tektek, kec. Matangkuli, kab. A. Utara

Korban mengalami penyiksaan ketika terjadi penangkapan terhadap 17 orang warga Matangkuli dengan dugaan sebagai anggota GAM, rabu (14/7) malam

Korban mengalami luka – luka di kepala akibat pukulan popor senjata

30

Usman Bin Ahmad (32)

Desa Meunasah Blang Pante, kec. Matangkuli, A. Utara

Korban bersama 9 temannya sedang mogok truk di kawasan Blok VI PTP, selasa (13/7) petang.

Korban dipukul dan diminta uangnya Rp 100.000,- baru kemudian dilepaskan.

31

Bris Budiama (21)

Kawasan Desa Blang panyang, kec. Muara Dua, A. Utara

Korban mengumpulkan sumbangan untuk para pengungsi Ujong Blang, kamis (15/7).

Korban mengalami luka serius sehingga terpaksa dirawat di RSU Lhokseumawe.

32

M. Yusuf Idris (20)

Kawasan Desa Blang panyang, kec. Muara Dua, A. Utara

Korban mengumpulkan sumbangan untuk para pengungsi Ujong Blang, kamis (15/7).

Korban mengalami muka bengkak, luka lecet, memar-memar, dan dadanya sakit akibat dipukul dengan popor senjata oleh tentara.

33

Hanafiah Ismail (30), warga Desa Cot Mattahe, Kec. Syamtalira Bayu, Kab. A. Utara.

Desa Cot Mattahe, Kec. Syamtalira Bayu, Kab. A. Utara.

Jum’at (6/8) ditembak aparat keamanan saat pulang sebentar ke rumahnya. Korban bersama Tgk muhammad dan Tgk Nurdin, sekitar pukul 17.30 wib berangkat dari kamp pengungsian politeknik, Buket Rata, Kab. A. Utara mengendarai sepeda motor berboncengan tiga orang, yang dikemudikan oleh Tgk Muhammad, untuk mengambil kompor dirumahnya di Desa Cot Mattahe. Untuk menghindari pos keamanan, mereka mengambil jalan pintas melalui lorong-lorong disekitar desa tersebut, suara kendaraannya didengar aparat yang berposko di simpang tersebut dan membuntuti dari belakang dengan sepeda motor. Korban dan kedua rekannya tidak mengetahui bahwa mereka diintai. Sekitar 100 meter, aparat yang diduga sekitar 2 orang itu, melepaskan tembakan, yang mengenai korban yang duduk paling belakang. Akibat tembakan tersebut mereka langsung jatuh, sedangkan aparat itu langsung balik ke poskonya.

Korban mengalami luka tembak di bagian punggung.

34

Syarwan Insya (27), warga Meunasah Mee, Kec. Trienggadeng, Kab. Pidie.

Kawasan Simpang Pangwa, Kec. Trienggadeng, Kab. Pidie

Korban ditangkap dan disiksa saat mengantar masyarakat yang hendak mengungsi disebabkan adanya kontak senjata, korban ditangkap dan disiksa oleh 10 orang aparat TNI

Korban mengalami cedera berat karena matanya pecah, selanjutnya korban dirawat di RSU Sigli, Pidie.

35

Mulyadi Abdullah (20), warga Desa Rayeuk Paya Itek, Kec. Meurah Mulia, Kab. A. Utara.

Depan Hotel Lido Graha, jalan Banda Aceh-Medan, kawasan Sawang Kupula Cunda.

Sabtu (8/8/99), puluhan aparat melakukan sweeping persisi di depan Hotel Lido Graha, memeriksa setiap warga yang melintasi jalan negara itu, baik dengan bus, kendaraan pribadi, sepeda motor, sepeda, maupun pejalan kaki. Ketika aparat itu sedang memeriksa satu persatu warga, tiba-tiba datang korban dengan mengendarai sepeda motor. Entah karena takut atau tidak mempunyai SIM, langsung saja menerobos brigade aparat yang sedang melakukan sweeping. Tembakan peringatan tidak diindahkan, bahkan korban tancap gas. Melihat hal itu aparat segera mengarahkan laras senjata ke arah korban dan menembaknya dengan peluru.

Korban tewas karena tembus ke perut sehingga ususnya terburai.

36

Pemuda belum diketahui identitasnya

Depan Hotel Lido Graha, jalan Banda Aceh-Medan, kawasan Sawang Kupula Cunda.

Korban adalah pemuda yang membonceng korban Mulyadi

Korban mengalami cedera dan masih dalam pemeriksaan pihak kepolisian.

37

Ramli Yusuf, (25), warga Desa Meunasah Asan, Kec. Lhoksukon, Kab. A. Utara

Desa Meunasah Asan, Kec. Lhoksukon, Kab. A. Utara

Korban ditembak aparat keamanan saat sedang menurunkan bendera merah putih yang dikibarkan masyarakat menyambut HUT-RI ke-54. Saat itu, korban mencoba melarikan diri dan tidak menghiraukan tembakan peringatan yang dilepas aparat, langsung saja petugas keamanan melepas tembakan

Korban mengalami cedera pada tulang kering kiri dan tumit kanan korban ditembusi timah panas, dan selanjutnya korban di Puskesmas setempat.

38

Sulaiman Abdurrahman alias Sanusi Abdurrahman (17), waega Desa Cot Tunong, Kec. GlumpangTiga, Kab. Pidie.

Kawasan areal persawahan belakang Puskesmas Lueng Putu, kec. Bandar Baru, Kab. Pidie

Korban tewas kena tembak jum’at (13/8) dinihari. Manurut ayah kandung korban, korban menderita gangguan jiwa setelah ibunya meninggal 3 tahun lalu. Sedangkan Dandim Inf Iskandar membantah bila korban dikatakan tidak waras. Sebab, aparat terpaksa menembak korban karena ingin merebut senjata petugas.

Setelah dua malam berada di RSU sigli, akhirnya mayat Sulaiman sanusi diambil keluarganya.

39

Mulyadi Nurdin Syah (25), warga Desa Dayah Panjo, Kec. Gandapura, Kab. A. Utara

Kawasan Krueng Panjo Ganda Pura, Aceh Utara

Korban di tembak ketika aparat melakukan penyisiran di kawasan tersebut senin (16/8) sekitar pukul 16.15 wib. Menurut keterangan, aparat keamanan yang terdiri dari TNI dan Brimob yang membawa serta dua panser melakukan patroli di kawasan tersebut. Warga sangat ketakutan, apalagi sempat terdengar beberapa kali letusan senjata api dikawasan tersebut. Mulyadi ditembak, karena saat petugas melintas di desa itu, korban yang sedang duduk di Meunasah melarikan diri. Ia merasa ketakutan dengan kehadiran aparat militer yang dilengkapi panser, yang menimbulkan kecurugaan aparat, sehingga melepaskan temakan yang mengenai pipi korban.

Peluru itu menembus dari pipi kanan hingga bibir kanan. Kemudian korban dilarikan aparat ke Puskesmas Peusangan.

40

M. Yusuf Rasyid (65), warga Desa Dayah Panjo, Kec. Gandapura, Kab. A. Utara

Desa Dayah Panjo, Kec. Gandapura, Kab. A. Utara

Korban terkena peluru nyasar yang mengenai lengannya. Ketika itu korban sedang bekerja di sawah untuk memanen padinya bersama warga setempat, termasuk kades.

Saat itu peluru yang keluar dari moncong senjata aparat mengenai lengan kanan korban. Korban dilarikan ke Puskesmas Peusangan oleh anaknya sendiri.

41

Irwansyah, (22), warga Samalanga, Kab. A. Utara.

Kawasan Cot Loreng, Kec. Samalanga, Kab. A. Utara

Pada petang itu korban bersama abangnya Azahri berangkat dari Samalanga untuk mengambil Waspada ke toko buku Aditya Bireun. Setiba di Cot Loreng tiba-tiba keduanya yang sedang mengendarai sepeda motor distop aparat PPRM,meminta KTP. Namun aparat tetap menuduh mereka sebagai anggota GAM walaupun mereka memiliki identitas yang jelas.

Korban mengalami luka robek sepanjang 5 cm di pipi kiri akibat terkena laras senjata.

42

Azhari, (25), warga Samalanga, Kab. A. Utara.

Kawasan Cot Loreng, Kec. Samalanga, Kab. A. Utara

Idem

Korban mengalami luka memar akibat pukulan popor senjata.

43

Adnan Abu alias Nasir (35), warga Desa Meunasah Cot Rambong, Kec. Mutiara, Kab. Pidie

Kawasan Blang Malu, Kec. Mutiara, Pidie

Korban berprofesi sebagai tukang ojek. Korban yang sedang mangkal menunggu sewa diterjang timah panas pasukan Brimob yang sedang berpatroli. Penembakan korban Rabu (25/8/99) sekitar pukul 07.30 wib disaksikan banyak warga dan anak sekolah.

Korban tewas dan mayatnya dibawa kabur aparat.

44

M. Yasim (36)

Simpang Alue Ie Puteh, Kec. Baktia, Kab. A. Utara.

Tiga penumpang bus Isuzu Panther BL 2218 KB dari jurusan Panton Labu-Lhokseumawe, Minggu (5/9/99) siang kena rekoset peluru aparat keamanan yang sedang melakukan sweeping di lokasi tersebut Peristiwa yang menakutkan warga daerah itu diawalai dengan sweeping aparat keamanan di dua lokasi daerah itu, sekitar pukul 12.30 wib, Dari daerah barat menyelonong sebuah Honda Astrea Grand dikendarai seorang pemuda. Aparat yang sedang memeriksa KTP menyetop, bagitu dia berhenti petugas meminta supaya membuka jaket hitam yang dikenakannya, namun korban malah tancap gas. Sementara itu dari arah timur mobil penumpang Panther yang sarat penumpang sedang diperiksa KTP di pos pemeriksaan kedua. Ketiga korban terkena rekoset peluru yang terpantul dari aspal.

Korban terkena pecahan peluru di tangan.

45

Faisal (22), Warga Desa matang Pudeng, Kec. Simpang Ulim, Kab. A. Timur.

Simpang Alue Ie Puteh, Kec. Baktia, Kab. A. Utara.

Idem

Korban terkena pecahan kaca mobil.

46

Rasanasan (19), Warga Desa Paya Naden, Kec. Simpang Ulim, Kab. A. Timur.

Simpang Alue Ie Puteh, Kec. Baktia, Kab. A. Utara.

Idem

Korban terkena pecahan kaca mobil.

47

Penduduk Desa Kabong, Kec. Keueng sabe, dan Desa AluePiet, Kec. Teunom, Kab. A. Barat.

Desa Kabong, Kec. Keueng sabe, dan Desa AluePiet, Kec. Teunom, Kab. A. Barat.

Saat itu Minggu (5/9/99) sekitar pukul 14.00 wib sebagian penduduk masih berada di sawah dan kebun yang tidak jauh dari jalan negara Banda Aceh-Meulaboh. Tiba-tiba mereka tersentak mendengar berondongan senjata yang dimuntahkan pasukan PPRM ke segala penjuru arah.

Warga merasa ketakutan

48

Zainuddin (23), Warga Blang Ranto, Kec. Sawang, Kab. A. Utara.

Kawasan Simpang Jalan Elak, Kec. Krueng Mane, Kab. A. Utara

Korban ditembak aparat keamanan yang melakukan sweeping di lokasi tersebut, Minggu (12/9/99) petang sekitar pukul 17.00 wib.

Korban mengalami luka parah karena peluru tembus dari belakang hingga depan.

49

Abdul Razak M. Yusuf (25), Warga Desa Cot Tunong, Kec. Ganda Pura, Kab. A. Utara.

Kawasan Simpang Jalan Elak, Kec. Krueng Mane, Kab. A. Utara

Idem

Korban mengalami luka tembak di bagian punggung kiri.

50

Husni (19) , warga Tingkeum Baro, Kec. Ganda Pura, Kab. A. Utara.

Krueng Mane, Kec. Muara Batu, Kab. A. Utara

Korban Minggu (12/9/99) sekitar pukul 17.30 wib, bersama adiknya Adliansyah pulang dari Kruenggeukuh dengan mengendarai Astrea Grand. Setibanya di Keude Krueng Mane, keduanya distop PPRM yang sedang melakukan sweeping. PPRM yang menyetop mereka tidak melakukan pemeriksaan, sehingga mereka melanjutkan perjalanan. Lewat aparat pertama, distop kemali oleh aparat kedua, yang juga tidak melakukan pemeriksaan, sehingga mereka kembali melanjutkan perjalanan, namun 3 meter dari penyetopan kedua, terdengar suara tembakan yang mengakibatkan ban kempes, dan menit selanjutnya korban terkena tembakan dan Adliansyah tertembak di kaki.

Korban mengalami luka tembak di kaki.

51

Adliansyah (18), warga Tingkeum Baro, Kec. Ganda Pura, Kab. A. Utara.

Krueng Mane, Kec. Muara Batu, Kab. A. Utara

Korban adalah adik Husni (19) yang tertembak dalam peristiwa yang sama.

Korban mengalami luka tembak di punggung dan meninggal senin (13/9/99) dinihari.

52

Zainuddin (28), warga Blang Ranto, Kec. Sawang, Kab. A. Utara

Krueng Mane, Kec. Muara Batu, Kab. A. Utara

Minggu (12/9/99). Korban berangkat dari Desa Cot Tunong, Kec. Ganda Pura, Kab. A. Utara menuju rumahnya bersama seorang rekan korban Abdul Razak (25).

Korban yang sebelumnya dirawat dua hari di RSU Lhokseumawe, meninggal sekitar pukul 21.00 wib. Korban meninggal setelah menjalani operasi akibat peluru yang bersarang di bagian perut kiri korban.

53

Mahmud (37), warga Desa Keumili, Kec. Kota Takengon, Kab. A. Tengah

Jalan Raya Bireun-Takengon, Kab. A. Tengah

Selasa (14/9/99) dinihari. Aparat keamanan melihat korban sendirian dengan penampilan aneh. Saat itu korban diberhentikan untuk ditanyai, ternyata malah melarikan diri. Sehingga aparat melepas tembakan peringatan ke udara, namun korban justru semakin lati kencang. Saat itulah petugas kembali melepaskan tembakan ke arah korban yang mengenai dada korban.

Korban tewas ditempat

54

Junaidi (17), Desa Panggoi, Kec. Muara Dua, Kab. A. Utara.

Kawasan Desa Panggoi, Kec. Muara Dua, Kab. A. Utara

Sabtu (18/9/99) sore. Peristiwa penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 wib. Saat sejumlah aparat yang melakukan sweeping ke kawasan Desa Panggoi, melihat sekelompok pemuda duduk di balai desa. Para petugas tersebut langsung menuju balai desa dan melepaskan tembakan beruntun. Akibatnya para pemuda tersebut lari kucar-kacir. Sedangkan menurut keterangan korban, mereka tidak mengikuti rapat rapat pemuda desa, karena sedang bekerja di tebat ikannya. Ketika waktu shalat zuhur kedua korban istirahat dan pulang untuk shalat di balai desa.

Korban terkena tembakan di tungkai kaki kanan bahagian bawah.

55

Yusrizal (29), Desa Panggoi, Kec. Muara Dua, Kab. A. Utara.

Kawasan Desa Panggoi, Kec. Muara Dua, Kab. A. Utara

Idem

Korban terkena tembakan di lambung kanan tembus ke belakang dan paha kiri.

56

Marhadi (25), warga Desa Keude Cunda, Kec. Muara Dua,Kab. A. Utara

Lintasan Jalan Merdeka Barat Cunda-Lhokseumawe, Kab. A. Utara

Minggu (19/9/9). Peristiwa penembakan itu terjadi sekitar pukul 11.00 wib saat korban sedang berjualan di warung kopi, tiba-tiba terdengar letusan senjata yang dilepaskan ke arak seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor Honda Supra yang mencoba menerobos sweeping tersebut. Namun tembakan itu meleset dan mengenai tubuh korban.

Korban mengalami luka tembak dibagian paha.

57

M. Nasir (27), warga Desa Meunasah Krueng Lambaro, Kec. Ingin Jaya, Kab. A. Besar.

Kawasan Kecamatan Padang Tiji, Kab. Pidie

Peristiwa itu terjadi Kamis (23/9/99) petang sekitar pukul 14.00 wib. Ketika itu truk Fuso BL 8545 LL dari arah Medan-Banda Aceh, bermuatan barang kelontong sedang berkecepatan tinggi, sehingga menimbulkan kecurigaan aparat kepolisian dari satuan Brimob. Menurut pengakuan korban, ia sempat melihat aparat keamanan menghentikan truk tersebut dengan tembakan peringatan ke udara sedangkan yang lainnya mengarahkan tembakan ke arah kaca depan truk, dan tembakan tersebut mengenai korban.

Mengalami luka tembak dan selanjutnya dirawat secara intensif di Unit Gawat Darurat (UGD) RSU Sigli.

58

Heng (--), warga Desa Keude Krueng Sabe, Kec. Krueng Sabe, Kab. A. Barat.

Desa Keude Krueng Sabe, Kec. Krueng Sabe, Kab. A. Barat.

Seorang anggota Koramil Beutong, Aceh Barat tewas ditembak orang tak dikenal di Kawasan Desa Keude Krueng Sabe, Kec. Krueng Sabe, Kab. A. Barat, Senin (27/9/99) siang. Setelah kejadian itu aparat keamanan melakukan penyisiran di kawasan tersebut dan langsung melepaskan rentetan tembakan tak terarah yang mengakibatkan korban yang saat itu sedang berada diluar terkena peluru nyasar.

Korban terkena peluru dibagian leher dan terpaksa dilarika ke Banda Aceh untuk mengeluarkan peluru tersebut.

59

Ismail Marzuki (18), siswa kelas III STM Negeri, Langsa, Kab. A. Timur

Lintasan jalan negara Banda Aceh-Medan kawasan Desa Rantau Panjang Peyeun, Kec. Rantau Seulamat, Kec. A. Timur

Truk militer yang bermuatan anggota TNI dari Yonif 111/Karma Bhakti Tualang Cut bertabrakan dengan truk BL 5281 KB , Minggu (10/10/99) sekitar pukul 12.30 wib. Akibat tubrukan tersebut sejumlah anggota TNI menjadi panik dan melepaskan tembakan ke arah warga yang berada disekitar lokasi kejadian. Korban ditembak secara sengaja oleh aparat yang mengejarnya hingga berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.

Korban terkena peluru di bagian kakinya.

60

M. Amin Mahmud (25), Kec. Geumpang. Kab. Pidie

Mesjid Abu Daud Beureueh, Kec. Mutiara, Kab. Pidie

Aparat keamanan melakukan pengepungan ke kamp pengungsi, menyusul tewasnya dua anggota Polsek Tiro Truseb. Aksi yang berlangsung Selasa (12/10/99) sekitar pukul 15.15 wib

Korban dikasari

61

Salihin (30) , Kec. Geumpang. Kab. Pidie

Mesjid Abu Daud Beureueh, Kec. Mutiara, Kab. Pidie

Idem

Korban dikasari

62

Iskandar (26) , Kec. Geumpang. Kab. Pidie

Mesjid Abu Daud Beureueh, Kec. Mutiara, Kab. Pidie

Idem

Korban dikasari

63

Mudek (26) , Kec. Geumpang. Kab. Pidie

Mesjid Abu Daud Beureueh, Kec. Mutiara, Kab. Pidie

Idem

Korban dikasari

64

Alibasyah (38) , Kec. Geumpang. Kab. Pidie

Mesjid Abu Daud Beureueh, Kec. Mutiara, Kab. Pidie

Idem

Korban dikasari

65

Abdurrahman, Jaman Mesjid, Kec. Mutiara, Kab. Pidie

Mesjid Abu Daud Beureueh, Kec. Mutiara, Kab. Pidie

Idem

Korban dikasari

66

Zulkifli (25), Kec. Meurah Mulia, Kab. A. Utara

Kompleks Pemda Aceh Utara, Desa Hagu Teungoh, sekitar 0,5 Km dari pusat kota.

Dua pria berbadan tegap yang mengendarai sepeda motor GL Pro masuk kompleks Pegawai Pemda Aceh Utara, sekitar pukul 18.15 wib. Wajah kedua orang itu sudah cukup dikenal oleh warga setempat karena acap kali terlihat mondar-mandir di kawasan tersebut. Saat itu kedua korban sempat bersitegang dengan warga, sehingga mereka kembali lagi dengan membawa senjata api.

Korban tewas akibat menderita luka tembak di bagian kepala, dan bahu, juga terlihat luka tembak di bagian kaki.

67

Saiful (26), Kec. Tanah Luas, Kab. A. Utara

Kompleks Pemda Aceh Utara, Desa Hagu Teungoh, sekitar 0,5 Km dari pusat kota.

Idem

Korban tewas akibat menderita luka tembak di bagian kepala, dan bahu, juga terlihat luka tembak di bagian kaki.

68

Usman Rasyid (40), warga Desa Pante Kerutapang, Kec. Jaya, Kab. A. Barat

 

Desa Pante Kerutapang, Kec. Jaya, Kab. A. Barat

Insiden yang terjadi Rabu (20/10/99) dinihari sekitar pukul 02.00 wib ketika korban sedang duduk di meunasah di desa setempat. Masyarakat melaporkan bahwa mereka melihat sekelompok pasukan yang ditempatkan di Makoramil Lamno menuju desa tersebut, dan tak lama kemudian warga mendengar suara tembakan.

Korban tewas

69

Fadriadi (18), warga Desa Pante Keutapang, Kec. Jaya, Kab. A. Barat

Desa Pante Kerutapang, Kec. Jaya, Kab. A. Barat

Idem

Korban mengalami luka tembak serius

70

Ismail Hasan (31), Kepala Desa Bluek Wakeueh, Kec. Indrajaya, Kab. Pidie.

Desa Bluek Wakeueh, Kec. Indrajaya, Kab. Pidie.

Aparat keamanan melancarkan sweeping di kawasan Kec. Indra Jaya, Kab. Pidie, menyusul perampasan senjata milik anggota intel Kodim setempat oleh seorang anggota Angkatan Gerakan Aceh Merdeka (AGAM).

Korban mengalami luka parah

71

Burhanuddin (PMI Bireun)

Losmen Murni Bireun, Aceh Jeumpa.

Korban tertembak, Minggu (31/10/99) ketika satu unit truk militer yang sarat aparat keamanan dari arah Lhokseumawe memberondong ke arah Losmen Murni. Kebetulan Posko Satgana berlokasi di kamar paling ujung Losmen tersebut. Beberapa anggota PMI yang baru saja menjalankan tugas turun dari mobil ambulace. Mendadak dari arah jalan raya, terdengar berondongan peluru yang mengarah ke Losmen.

Korban mengalami luka tembak di paha kanan

72

Mawardi (PMI Lhokseumawe)

Losmen Murni Bireun, Aceh Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka ringan di paha kiri

73

Suryadi M. Yunus (29)

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Aparat keamanan melakukan penyisiran di Desa Juli dan menangkap 148 sipil. Sebagian diantara mereka dilepas, setelah mengalami penyiksaan.

Korban mengalami tendangan dan pukulan dengan senapan.

74

Rinaldi (15)

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami tendangan dengan sepatu dibagian wajah.

75

M. Yusuf Yacob (59)

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban di tendang di bagian dada sehingga rusuk kiri patah.

76

Muzakir Idris

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka serius

77

M. Yacob

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka serius

78

Mustafa

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka serius

79

Ridwani

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka serius

80

M. Harun Ahmad

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka serius

81

Yusri Yusuf

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka serius

82

Usman Abdullah

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka serius

83

Alimuddin A. Gani

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka serius

84

Nurdin Kaoy

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka serius

85

Kamaruddin

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka serius

86

Rusli

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka serius

87

Junaidi

Desa Juli, Kec. Jeumpa, Kab. A. Jeumpa.

Idem

Korban mengalami luka serius

88

Anwar

Desa Juli km 11, Bireun, Kab. A. Jeumpa

Korban adalah seorang guru ngaji ditembak ketika akan memberi minum ternak miliknya. Dari arah Bireun meluncur mobil pikap beranggotakan aparat keamanan yang meluncur ke arah Krueng Simpo.

Korban tewas di RSU Bireun Senin (1/11/99) sekitar pukul 22.00 wib setelah menjalani operasi dibagian perut.

89

Iskandar (27)

Desa Blang Dalam, Kec. Woyla Meulaboh, Kab. A. Barat

Korban ditembak pasukan BKO Makodim Pidie di kawasan Desa Pulo Loih, Kec. Geumpang, {Pidie, Selasa (2/11/99) sekitar pukul 13.45 wib.

Korban tewas

90

Munir bin Tgk Said (9)

Desa Blang Dalam, Kec. Woyla Meulaboh, Kab. A. Barat

Idem

Korban mengalami luka tembak serius

91

Rahman (4)

Desa Blang Dalam, Kec. Woyla Meulaboh, Kab. A. Barat

Idem

Korban mengalami luka tembak serius

92

Zairi Karnaini

Bakongan, Aceh Selatan

Korban ditangkap Rabu (17/11/99) dan dibawa ke Makoramil Bakongan, Aceh Selatan, ketika sedang menjalankan investigasi sosial di Kecamatan Bakongan, Aceh Selatan.

Korban mengalami luka parah

93

Razikin

Bakongan, Aceh Selatan

Idem

Korban mengalami luka parah

94

Rizal Sabri

Bakongan, Aceh Selatan

Idem

Korban mengalami luka parah

95

Ahmad Fadli (BEM Universitas Syiah Kuala )

Bakongan, Aceh Selatan

Idem

Korban mengalami luka parah

96

Mohammad Dinar (BEM IAIN)

Bakongan, Aceh Selatan

Idem

Korban mengalami luka parah

97

Haikal (Wakampas)

Bakongan, Aceh Selatan

Idem

Korban mengalami luka parah

98

Hendra Gunawan, siswa SMU Negeri I Darul Aman

Darul Aman, Kec. Idi Cut, Kab. A. Timur

Mereka dipukul oleh enam oknum anggota TNI Koramil Darul Aman Selasa (16/11/99) sekitar pukul 12.00 wib karena Siswa SMU tersebut memanggil TNI dengan julukan "si Pa’i".

Korban mengalami luka memar

99

Mawardi, siswa SMU Negeri I Darul Aman

Darul Aman, Kec. Idi Cut, Kab. A. Timur

Mereka dipukul oleh enam oknum anggota TNI Koramil Darul Aman Selasa (16/11/99) sekitar pukul 12.00 wib karena Siswa SMU tersebut memanggil TNI dengan julukan "Si Pa’i".

Korban mengalami luka memar

100

Khairul Amri, siswa SMU Negeri I Darul Aman

Darul Aman, Kec. Idi Cut, Aceh Timur

Mereka dipukul oleh enam oknum anggota TNI Koramil Darul Aman Selasa (16/11/99) sekitar Pukul 12.00 WIB karena Siswa SMU tersebut memanggil TNI dengan julukan "Si Pa’i".

Korban mengalami luka memar

101

Hendra Saputra, siswa SMU Negeri I Darul Aman

Darul Aman, Kec. Idi Cut, Aceh Timur

Mereka dipukul oleh enam oknum anggota TNI Koramil Darul Aman Selasa (16/11/99) sekitar pukul 12.00 wib karena Siswa SMU tersebut memanggil TNI dengan julukan "si Pa’i".

Korban mengalami luka memar

102

Saiful Bahri, siswa SMU Negeri I Darul Aman

Darul Aman, Kec. Idi Cut, Kab. A. Timur

Mereka dipukul oleh enam oknum anggota TNI Koramil Darul Aman Selasa (16/11/99) sekitar pukul 12.00 wib karena Siswa SMU tersebut memanggil TNI dengan julukan "si Pa’i".

Korban mengalami luka memar

103

Munzir, siswa SMU Negeri I Darul Aman

Darul Aman, Kec. Idi Cut, Kab. A. Timur

Mereka dipukul oleh enam oknum anggota TNI Koramil Darul Aman Selasa (16/11/99) sekitar pukul 12.00 wib karena Siswa SMU tersebut memanggil TNI dengan julukan "si Pa’i".

Korban mengalami luka memar

104

Ridwan, siswa SMU Negeri I Darul Aman

Darul Aman, Kec. Idi Cut, Kab. A. Timur

Mereka dipukul oleh enam oknum anggota TNI Koramil Darul Aman Selasa (16/11/99) sekitar pukul 12.00 wib karena Siswa SMU tersebut memanggil TNI dengan julukan "si Pa’i".

Korban mengalami luka memar

105

Fakhruddin, siswa SMU Negeri I Darul Aman

Darul Aman, Kec. Idi Cut, Kab. A. Timur

Mereka dipukul oleh enam oknum anggota TNI Koramil Darul Aman Selasa (16/11/99) sekitar pukul 12.00 wib karena Siswa SMU tersebut memanggil TNI dengan julukan "si Pa’i".

Korban mengalami luka memar

106

Dek Ita (19) warga Desa Meunasah Dayah, Bireun.

Depan asrama Bataliyon Infantri (Yonif) 113/JS, Bireun

Korban menumpang mobil travel Deka Putra, Minggu (28/11/99) malam.

Korban megalami luka parah

107

Seorang penumpang yang belum diketahui identitasnya

Depan asrama Bataliyon Infantri (Yonif) 113/JS, Bireun

Korban menumpang mobil travel Deka Putra, Minggu (28/11/99) malam.

Korban mengalami luka ringan di bagian bawah kuping.

108

Usman (25) warga Desa Peuribu, Kec. Samatiga, Aceh Barat.

Desa Peuribu, Kec. Samatiga, Aceh Barat.

Korban ditembak aparat dalam pemberondongan terhadap warga yang sedang melakukan convoy arakan terhadap 2 penzina

Korban tewas

109

Tgk Salam , Desa Peuribu, Kec. Samatiga, Aceh Barat.

Desa Peuribu, Kec. Samatiga, Aceh Barat.

Korban ditembak aparat dalam pemberondongan terhadap warga yang sedang melakukan convoy arakan terhadap 2 penzina

Korban mengalami luka lecet akibat terkena serpihan peluru dibagian dada.

110

M. Ilyas, Desa Peuribu, Kec. Samatiga, Aceh Barat.

Desa Peuribu, Kec. Samatiga, Aceh Barat.

Korban ditembak aparat dalam pemberondongan terhadap warga yang sedang melakukan convoy arakan terhadap 2 penzina

Korban mengalami luka lecet akibat terkena serpihan peluru dibagian kaki.

111

M. Isa (20) warga Desa Napai, Kec. Woyla, Aceh Barat.

Desa Peuribu, Kec. Samatiga, Aceh Barat.

Korban ditembak aparat dalam pemberondongan terhadap warga yang sedang melakukan convoy arakan terhadap 2 penzina

Korban mengalami luka tembak

112

M. Yusuf (35) warga Desa Peuribu, Kec. Samatiga, Aceh Barat.

Desa Peuribu, Kec. Samatiga, Aceh Barat.

Korban ditembak aparat dalam pemberondongan terhadap warga yang sedang melakukan convoy arakan terhadap 2 penzina

Korban mengalami luka tembak

113

Abd madjid (40) warga Desa Peuribu, Kec. Samatiga, Aceh Barat.

Desa Peuribu, Kec. Samatiga, Aceh Barat.

Korban ditembak aparat dalam pemberondongan terhadap warga yang sedang melakukan convoy arakan terhadap 2 penzina

Korban tewas

114

Eva Susanti, Desa Cebreik, Kec. Kembang Tanjong, Pidie

kawasan Desa Cebreik, Kec. Kembang Tanjong, Pidie

Korban tertembak saat pasukan elit polisi (Gegana) sedang memburu mobil Kijang yang mencurigakan, Rabu (2/11/99) sekitar pukul 18.00 WIB

Korban mengalami luka tembak di tangan kanan

115

Firdaus (27) pemilik Studio Foto Orlando, Lamno, Aceh Barat

Lamno, Aceh Barat

Korban Jum’at (3/12) dipukul aparat keamanan

Korban mengalami pembengkakan di dalam perut.

116

9 pemuda warga Padang Sakti, Kecamatan Muara Dua, Aceh Utara

Padang Sakti, Kecamatan Muara Dua, Aceh Utara

Para korban disirami cat dan dipukul aparat ketika mereka sedang bekerja membersihkan kampung, Kamis (2/12/99).

Korban dikasari

117

Zainal Abidin (32) penduduk Desa Rambong Panyong, Kecamatan Teunom, Aceh Barat

Desa Rambong Panyong, Kecamatan Teunom, Aceh Barat

Korban ditembak aparat Sabtu (4/12/99)

Korban menderita luka tembak

118

Adi, 22, warga Datar Luas, Kec Krueng Sabee, Aceh Barat

Desa Datar Luas, Kec Krueng Sabee, Aceh Barat

Korban diperintahkan untuk menurunkan bendera GAM yang dipasang di depan kantor camat di Desa Kuala Meurisi, Aceh Barat Sabtu (4/12/99)

Korban tewas

119

Zainal Abidin (32) penduduk Desa Rambong Panyong, Kecamatan Teunom, Aceh Barat

Desa Rambong Panyong, Kecamatan Teunom, Aceh Barat

Korban ditembak aparat Sabtu (4/12/99)

Korban mengalami luka tembak

120

Lukaman A. Walad (30) warga Desa Pulo Drien, Kecamatan Mutiara, Pidie.

Depan Makodim Pidie

Sabtu (4/12/99), korban adalah peserta pawai HUT GAM-23. Korban dihadang aparat saat melintas di depan Makodim Pidie

Korban mengalami luka tembak sirius di tulang rusuk

121

Bustami (28), warga Desa Beuah, Kecamatan Delima.

Depan Makodim Pidie

Sabtu (4/12/99), korban adalah peserta pawai HUT GAM-23. Korban dihadang aparat saat melintas di depan Makodim Pidie

Korban mengalami luka di bagian siku

122

Nurdin (30) Desa Blang Dalam, Geumpang, Pidie

Depan Makodim Pidie

Sabtu (4/12/99), korban adalah peserta pawai HUT GAM-23. Korban dihadang aparat saat melintas di depan Makodim Pidie

Korban mengalami luka tembak

123

M. Amin Mahmud (25), Desa Lutuang, Geumpang

Depan Makodim Pidie

Sabtu (4/12/99), korban adalah peserta pawai HUT GAM-23. Korban dihadang aparat saat melintas di depan Makodim Pidie

Korban mengalami luka tembak

124

Iskandar Ahmad (26) warga Desa Blang Dalam, Geumpang

Depan Makodim Pidie

Sabtu (4/12/99), korban adalah peserta pawai HUT GAM-23. Korban dihadang aparat saat melintas di depan Makodim Pidie

Korban mengalami luka tembak

125

Usman Basyah (390 warga Pulo Drien, Kecamatan Mutiara.

Depan Makodim Pidie

Sabtu (4/12/99), korban adalah peserta pawai HUT GAM-23. Korban dihadang aparat saat melintas di depan Makodim Pidie

Korban mengalami luka tembak serius di bagian punggung.

126

6 pelajar lainnya yang tidak jelas identitas

SMU Peusangan, Aceh Jeumpa

Korban sedang menjaga sekolah dipukul aparat Brimob, Jum’at (3/12/99).

Korban mengalami luka ringan.

127

Hamdani (17) Peusangan Aceh Utara

SMU Peusangan, Aceh Jeumpa

Korban sedang menjaga sekolah dipukul aparat Brimob, Jum’at (3/12/99).

Korban mengalami luka serius di bagian kepala

128

Syukri (--), pegawai Tata Usaha.

SMU Peusangan, Aceh Jeumpa

Korban sedang menjaga sekolah dipukul aparat Brimob, Jum’at (3/12/99).

Korban megalami luka ringan

129

Syahruddin (60) Desa Panjang Baru, Susoh, Aceh Selatan.

Pasar Blang pidie, Aceh Selatan

Korban tertembak senjata yang dibawa aparat berbelanja, Senin (6/12/99) sekitar pukul 10.15 WIB

Korban mengalami luka tembak pada betis kiri.

130

Isman (20) Desa Padang baru, Susoh, Aceh Selatan.

Pasar Blang pidie, Aceh Selatan

Korban tertembak senjata yang dibawa aparat berbelanja, Senin (6/12/99) sekitar pukul 10.15 WIB

Korban mengalami luka tembak di lengan kiri

131

Khairul (19) Desa Sangkalan, Susoh, Aceh Selatan.

Pasar Blang pidie, Aceh Selatan

Korban tertembak senjata yang dibawa aparat berbelanja, Senin (6/12/99) sekitar pukul 10.15 WIB

Korban mengalami luka serius pada daun telinga kiri dan dada.

132

Abubakar (28) Desa Alur Sungai Pinga, Blang Pidie, Aceh Selatan.

Pasar Blang pidie, Aceh Selatan

Korban tertembak senjata yang dibawa aparat berbelanja, Senin (6/12/99) sekitar pukul 10.15 WIB

Korban mengalami luka tembak di kaki kiri.

133

A. Rais (20) Desa Alue Sungai Pinga, Blang Pidie. Aceh Selatan.

Pasar Blang pidie, Aceh Selatan

Korban tertembak senjata yang dibawa aparat berbelanja, Senin (6/12/99) sekitar pukul 10.15 WIB

Korban mengalami luka robek pada induk jari kiri.

134

Zulfan Budiman (23) warga Desa Kayee Jatoe, Kecamatan Glumpangtiga, Pidie

Desa Sagoe Kecamatan Glumpangtiga, Pidie

Seorang pemuda ditembak anggota Gegana yang sedang melakukan patroli di kawasan Desa Sagoe Kecamatan Glumpangtiga, Pidie, Rabu (8/12/99) sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban tewas

135

Mawardi (25), Desa Jangka Mesjid, Kec. Glumpang Dua, Aceh Utara

 

Dari lokasi penyisiran pencarian dua anggota Polri dilaporkan, aparat keamanan dari satuan Brimob menganagkap 9 warga Desa, serta melakukan penganiayaan dan diduga menjarah milik masyarakat setempat, Rabu (8/12/99).

Korban mengalami luka serius

136

Marzuki AR (33), Desa Jangka Mesjid, Kec. Glumpang Dua, Aceh Utara

Glumpang Dua, Aceh Utara

Rabu (8/12/99), korban diculik dan dianiaya di Markas Kompi B Yonif 111 Idi Rayeuk

Korban mengalami luka serius

137

Muhammad Gustur, Desa Jangka Mesjid, Kec. Glumpang Dua, Aceh Utara

Glumpang Dua, Aceh Utara

Rabu (8/12/99), korban diculik dan dianiaya di Markas Kompi B Yonif 111 Idi Rayeuk

Korban mengalami luka serius

138

Rasyidin, Desa Jangka Alue, Kec. Glumpang Dua, Aceh Utara

Glumpang Dua, Aceh Utara

Rabu (8/12/99), korban diculik dan dianiaya di Markas Kompi B Yonif 111 Idi Rayeuk

Korban mengalami luka serius

139

Maimun, Desa Jangka Alue, Kec. Glumpang Dua, Aceh Utara

Glumpang Dua, Aceh Utara

Rabu (8/12/99), korban diculik dan dianiaya di Markas Kompi B Yonif 111 Idi Rayeuk

Korban mengalami luka serius

140

Mursyad HA (39) warga Desa Jangka Alue, Kec. Glumpang Dua, Aceh Utara

Glumpang Dua, Aceh Utara

Rabu (8/12/99), korban diculik dan dianiaya di Markas Kompi B Yonif 111 Idi Rayeuk

Korban mengalami luka serius

141

Ramlan (23) warga Desa Jangka Mesjid, Kec. Glumpang Dua, Aceh Utara

Glumpang Dua, Aceh Utara

Rabu (8/12/99), korban diculik dan dianiaya di Markas Kompi B Yonif 111 Idi Rayeuk

Korban mengalami luka serius

142

Hamdani, Desa Jangka Alue Bie.

Glumpang Dua, Aceh Utara

Rabu (8/12/99), korban diculik dan dianiaya di Markas Kompi B Yonif 111 Idi Rayeuk

Korban dipukul aparat

143

Sulaiman (26) , warga Kuta Binje, Julok, Aceh Timur.

Matang geulumpang Dua, Aceh Utara

Korban dipukul aparat dalam sweeping yang dilancarkan Jum’at (10/12/99)

Korban mengalami luka tembak

144

Safaruddin (20), warga Kuta Binje, Julok, Aceh Timur.

Matang geulumpang Dua, Aceh Utara

Korban dipukul aparat dalam sweeping yang dilancarkan Jum’at (10/12/99)

Korban mengalami luka tembak

145

Adi, warga Meunasah Timu, Kecamatan Matanggeulumpang Dua, Aceh Utara.

Matang geulumpang Dua, Aceh Utara

Korban dipukul aparat dalam sweeping yang dilancarkan Jum’at (10/12/99)

Korban mengalami luka memar

146

Ayah Harun, warga Keudee Matang.

Matang geulumpang Dua, Aceh Utara

Korban dipukul aparat dalam sweeping yang dilancarkan Jum’at (10/12/99)

Korban mengalami luka tembak

147

Sufi Azmi (28), warga Sukaramai, Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Matang geulumpang Dua, Aceh Utara

Korban dipukul aparat dalam sweeping yang dilancarkan Jum’at (10/12/99)

Korban mengalami luka tembak

148

Saiful (32) warga Desa Babah Dua, Kecamatan Kuala, Aceh Barat

Ujong Patihah, Aceh Barat

Korban ditembak aparat, Jum’at (10/12/99) sekitar pukul 14.30 WIB

Korban tewas

149

Seorang wanita desa Pulo Baroh, Samalanga, Aceh Jeumpa

Desa Pulo Baroh, Samalanga, Aceh Jeumpa

Korban dibakar aparat dalam penyisiran yang dilakukan di Desa Pulo Baroh dan Desa Meurah, Minggu (12/12/99)

Korban mengalami luka bakar.

150

Warga Desa Sarah Perlak, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat

Desa Sarah Perlak, Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat

Pasukan Brimob yang ditempatkan di Mapolsek Sungai Mas Aceh Barat, dilaporkan mengobrak-abrik rumah penduduk yang berlokasi di Desa sarah Perlak, Rabu (15/12/99 sekitar pukul 22.00 WIB, sehingga mengakibatkan wara setempat ketakutan dan terpaksa melarikan diri ke desa tetangga.

Warga ketakutan,

151

M Yusuf Husen, warga Desa Pante Krueng, Kec. Mila, Pidie

Desa Pante Krueng, Kec. Mila, Pidie

Korban ditembak aparat setelah terjadinya pembunuhan terhadap sertu Asmadi dalam suatu sweeping, Jum’at (17/12/99).

Korban tewas

152
  1. A. Wahab (40), warga Desa Blang Crok, Kec. Muara Dua, Aceh Utara
  2. Badawi (35), warga Desa Blang Crok, Kec. Muara Dua, Aceh Utara
  3. Usman (30), warga Desa Blang Crok, Kec. Muara Dua, Aceh Utara
  4. Marzuki (35), warga Desa Blang Crok, Kec. Muara Dua, Aceh Utara
  5. Palidan (30), warga Desa Blang Crok, Kec. Muara Dua, Aceh Utara
  6. Matsyah (40), warga Desa Blang Crok, Kec. Muara Dua, Aceh Utara
  7. Usman (32), warga Desa Padang Sakti, Kec. Muara Dua, Aceh Utara

Desa Blang Crok, Muara Dua Aceh Utara.

Mereka ditembak aparat dalam suatu sweeping yang diadakan sehubungan dengan pemberondongan terhadap 1unit Kijang militer di Desa Cot Trieng Muara Dua Aceh Utara, Jum’at (17/12/99).

Para korban mengalami luka tembak.

153Zuhrizal (22) warga Alue Pisang, Kec. Kluet Selatan, Aceh Selatan 

Korban ditembak anggota Brimob yang di BKO-kan di Polsek Kuala Batee, Aceh Selatan, Minggu (19/12/99).

Korban mengalami luka tembak serius di paha kiri.

154Yunan (40), Desa Durian Jangek, Susoh, Aceh Selatan.

di Sarina Taylor, Desa Durian Jangek, Susoh, Aceh Selatan.

Korban adalah Wartawan Aceh Ekspres yang bertugas di Aceh Selatan, Senin (20/12/99) sekitar pukul 09.30 WIB dianiaya aparat dari Makoramil Blang Pidie. Pelaku adalah Pratu Lulu Kamal, Serda Salahuddin, dan seorang lagi yang belum diketahui namanya

Korban mengalami luka

155Mawardi Halizar (32), Kecamatan Jaya, Aceh Barat

kawasan gunung Geureutee, Kec. Jaya, Aceh Barat

korban ditemukan, Selasa (21/12/99) setelah sebelumnya ditangkap aparat Senin (20/12/9).

Korban tewas

156Zainuddin (28), Desa Krueng Sabee, Kec. Jaya, Aceh Barat

kawasan gunung Geureutee, Kec. Jaya, Aceh Barat

korban ditemukan, Selasa (21/12/99) setelah sebelumnya ditangkap aparat Senin (20/12/9).

Korban tewas

157Mawardi (28), Desa Lambaro, Kec. Jaya, Aceh Barat

kawasan gunung Geureutee, Kec. Jaya, Aceh Barat

korban ditemukan, Selasa (21/12/99) setelah sebelumnya ditangkap aparat Senin (20/12/9).

Korban tewas

158Alaidinsyah (30), Desa ambaro, Kec. Jaya, Aceh Barat

kawasan gunung Geureutee, Kec. Jaya, Aceh Barat

korban ditemukan, Selasa (21/12/99) setelah sebelumnya ditangkap aparat Senin (20/12/9).

Korban tewas

159

Abdurrahman (60)

warga Idi Rayeuk Aceh Timur.

Idi Rayeuk, Aceh Timur

Korban dianiaya aparat dalam sweeping yang dilakukan untuk mencari pelaku penggranatan Mapolsek Idi Rayeuk, Aceh Timur, Sabtu (25/12/99).

Korban mengalami luka-luka

160

Tarmizi (36) warga Idi Rayeuk Aceh Timur.

Idi Rayeuk, Aceh Timur

IDEM

Korban mengalami luka-luka

161

Ilyas (45) warga Idi Rayeuk Aceh Timur.

Idi Rayeuk, Aceh Timur

IDEM

Korban mengalami luka-luka

162

Puteh (38) warga Idi Rayeuk Aceh Timur.

Idi Rayeuk, Aceh Timur

IDEM

Korban mengalami luka-luka

163

Dedy (19), warga pasar Kota Bahagia, Kuala Batee Aceh Selatan

Polsek kuala Batee Aceh Selatan

Korban ditangkap dan dianiaya sehubungan dengan tewasnya dua bintara Polsek Kuala Batee, Aceh Selatan Selasa (28/12/99) sore.

Korban cedera

164

Indrawan (27) warga pasar Kota Bahagia, Kuala Batee Aceh Selatan

Polsek kuala Batee Aceh Selatan

Korban ditangkap dan dianiaya sehubungan dengan tewasnya dua bintara Polsek Kuala Batee, Aceh Selatan Selasa (28/12/99) sore.

Korban cedera

165

Khairul (15) warga pasar Kota Bahagia, Kuala Batee Aceh Selatan

Polsek kuala Batee Aceh Selatan

Korban ditangkap dan dianiaya sehubungan dengan tewasnya dua bintara Polsek Kuala Batee, Aceh Selatan Selasa (28/12/99) sore.

Korban cedera

166

M Ali Ibrahim (21) warga Desa Alue Bungkoeh, Matangkuli, Aceh Utara

Desa Alue Bungkoeh, Matangkuli, Aceh Utara

Kamis (30/12/99) korban ditembak aparat ketika bentrok senjata antara GAM dan TNI/Polri di Matangkuli, Aceh Utara. Korban ditembak diareal persawahan agak jauh dari lokasi kontak senjata.

Korban mengalami luka tembak serius


0 comments:

Post a Comment

Djon Afriandi