- Pola kejadian: Pemberondongan senjata ke arah massa tanpa alasan yang jelas
- Hari / Tanggal : Sabtu, 12 Juni 1999
- Pukul : 15.00 WIB
- Tempat: Keude Alue Nireh, Peureulak, Aceh Timur
- Pelaku: Anggota TNI satuan PPRM yang menggunakan truk militer Unimag Yonif 111/Karma Bakti Tualang Cut.
- Saksi mata: Masyarakat sekitar keudee Alue Nireh Peureulak Aceh Timur
- Kronologis kejadian:
Pada sore Sabtu (12/6/99) sekitar Pukul 15.00 WIB, dikawasan Peureulak Aceh Timur, saat masyarakat sedang melakukan aktifitasnya dan berlalu lalang di Jalan Medan – Banda Aceh, melintas truk militer Unimag Yonif 111/Karma Bakti Tualang Cut yang membawa bahan logistik. Tiba-tiba saat melintasi jalan di depan Keude Alue Nireh, ban mobil truk sebelah kanan meletus.
Kemudian seorang anggota TNI yang ada dalam truk tersebut melepaskan tembakan yang diikuti dengan tembakan dari anggota TNI lain yang telah turun ke badan jalan secara membabi buta ke arah masyarakat.
Tembakan terbut disusul lagi oleh tentara yang ada di Pos Alue Nireh Peureulak. Sebelum tembakan meletus, tidak ada suara tembakan dari pihak lain. Yang ada suara ban mobil Truk militer yang meletus (menurut saksi mata).
Tiga korban yang tewas terdiri dari satu perempuan dan dua korban laki-laki diangkut truk militer dibawa ke Makodim 0104 Aceh Timur di Langsa. Dan dua korban anak-anak di bawa ke Rumah Sakit Peureulak.
Menurut aparat militer, truk militer Unimag Yonif 111/Karma Bakti Tualang Cut yang melewati desa Alue Nireh yang membawa bahan logistik tersebut, terlebih dahulu diserang kelompokn yang tidak dikenal dan kemudian aparat membalasnya. Ini berdasarkan ketyerngan Dandim 0104 Aceh Timur, Letkol Inf. Denny K Irawan.
- Korban :
- Musliadi bin Ismail (6.5), Desa Buket Geurenggang, Alue Nireh, Peureulak, A. Timur
- Jumadil bin Husaini (6.5), Desa Seumatang Keudee, Alue Nireh, Peureulak, A. Timur
- M. Nur Usman (24), Desa Babah Krueng, Peureulak Aceh Timur
- Rizal Fitria (25), Jl. T. Nyak Umar, Peureulak, A. Timur
- Mamfarijah (43), Tanjong Panton Labu, Kec. Tanah Jambo Aye, A. Utara

0 comments:
Post a Comment