No | IDENTITAS KEJADIAN | WAKTU / LOKASI | KORBAN | KRONOLOGI |
| 1 | Insiden Lhok Nibong Pola : Penganiayaan aparat Motif : tidak ada Pelaku : massa tak dikenal | 29 Desember 1998 Lokasi : Desa Lhok Nibong, kab. A. Timur | Korban tewas : 7 orang ABRI Korban penjarahan : 2 orang sipil Korban ditangkap : 15 orang sipil | Sekitar pukul 07.00 wib massa yang tidak diketahui asalnya berkumpul di desa Lhok Nibong dipinggir jalan dengan membawa parang. Meraka melakukan "Sweeping" dan menangkap sekitar 7 orang aparat, yang kemudian dianiaya. Tak lama kemudian aparat datang ke lokasi dan melakukan pengledahan, penembakan, penangkapan, dan penjarahan milik warga setempat. |
| 2 | Insiden Kandang Pola : Pembantaian warga Motif : Mencari aparat militer yang diculik dan anggota GAM Palaku : Aparat TNI-AD Yonif Para Linud 100/PS. | Minggu, 3 Januari 1999 Lokasi : Desa Pusong, Kec. Banda Sakti. Kab. A. Utara | Korban tewas : 7 orang sipil Korban luka-luka : 23 orang sipil | Setelah Shalat Shubuh warga diminta berkumpul di mesjid, lalu berangkat ke pendopo dalam suatu barisan rapi, dengan tujuan melakukan delegasi secara damai. Di depan pendopo warga disambut oleh aparat militer yang siap siaga dengan rentetan tembakan, sehingga warga kocar-kacir menyelamatkan diri ke mesjid. Setelah shalat Dhuhur warga diperintahkan aparat keluar dari mesjid, dan beberapa anggota GAM ditangkap. Selanjutnya aparat mendirikan camp didepan mesjid, dan berpindah ke depan vihara dan SD 15 Pusong, yang membuat warga semakin takut. |
| 3 | Insiden KNPI Pola : Panangkapan dan penyiksaan warga secara massal. Motif : Penyergapan Ahmad Kandang Pelaku : Tim gabungan Satgas Wibawa ’99 pimpinan Letkol Polisi Drs Iskandar Hasan. | Sabtu, 9 Januari 1999 Pukul 09.30 wib Lokasi : Desa Meunasah balng, kemukiman Kandang, kec. Muara Dua, kab. A. Utara | Korban tewas : 5 orang sipil Korban penganiayaan : 23 orang sipil Korban luka ringan : 21 orang sipil | Sekitar pukul 04.30 wib, aparat melakukan penyergapan ke daerah kandang dan berhasil menangkap 40 orang massa yang diduga simpatisan GAM, mereka dibawa ke gedung KNPI Jl. Iskandar Muda, dekat makorem 011/Lilawangsa. Mereka disiksa secara beramai – ramai oleh puluhan aparat. |
| 4 | Insiden Idi Cut Pola : Pembantaian warga sipil Motif : Dendam aparat pada warga sipil bersenjata Pelaku : Linud 100 TNI-AD | Rabu, 3 Februari 1999 Pukul 01.00 wib Lokasi : Simpang Kuala Idi Cut, kab. A. Timur | Korban tewas : 7 orang sipil Korban luka tembak : 5 orang sipil Korban penjarahan : 6 orang sipil Korban hilang : tidak jelas, sipil | Pada tgl 2/2 warga sedang mempersiapkan ceramah "Aceh Merdeka", datang ABRI dengan senjata laras panjang mengobrak-abrik pentas yang telah dipersiapkan. Tgl 3/2 , pukul 01.00 wib terdengar suara tembakan dari arah kantor Koramil, yang dilanjutkan dengan temban membabi buta ke arah warga, beberapa warga ditangkap dan dinaikkan ke truk aparat. |
| 5 | Insiden simpang KKA Pola : Pembantaian warga Motif : tidak ada Pelaku : Aparat dari satuan Den Rudal 001 dan Yonif 113 Aceh utara | 3 Mei 1999 Lokasi : Simpang KKA, Krueng Geukeueh, Kec. Dewantara, Kab. A. Utara | Korban tewas : 46 orang sipil Korban luka – luka : 156 orang sipil Korban hilang : 10 orang sipil | Kelompok masyarakat pada hari tersebut ingin menemui Koramil setempat berhubungan dengan dilanggarnya kesepakatan bersama dengan pihak TNI agar tidak mengirimkan tentara ke desa mereka yang dibuat sehari sebelumnya sehubungan dengan hilangnya dua anggota Arhanud Den Rudal 001 di Cot Murong (1/5). Massa berkumpul di Simp KKA mendengar adanya siu bahwa pasukan TNI telah menysup ke desa mereka dan mengepung desa. |
| 6 | Insiden glumpang Tiga Pola : Penggeledahan rumah warga secara paksa Motif : Mencari 1 anggota TNI yang hilang Pelaku : Aparat TNI Yonif 112 Pidie | Jum’at, 14 Mei 1999 Pukul 16.00 wib Lokasi : Desa Cot Baroh, kec. Glumpang Tiga, kab. Pidie | Tidak ada korban | Enam truk TNI-AD masuk ke desa Cot Baroh dan melakukan operasi militer untuk mencari seorang bintara yang hilang di desa tersebut. Karena tidak diketemukan, aparat melakukan pengledahan rumah warga dan melakukan pemukulan terhadap beberapa warga. |
| 7 | Tragedi Peudada Pola : Bentrokan senjata aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata. Motif : Menggunakan warga sipil sebagai perisai hidup. Pelaku : Kelompok Sipil Bersenjata dan TNI | Selasa, 25 Mei 1999 Pukul 10.00 wib Lokasi : Kawasan Desa Cot Trieng, Kec. Peudada, Kab. A. utara | Korban tewas : 2 orang sipil dan 2 orang anggota TNI Korban luka – luka : 9 orang ABRI dan 3 orang sipil Selamat : 2 orang ABRI | Kades Alue Kuta melaporkan ke Mapolsek Peudada tentang adanya 2 orang korban petrus di desanya, sehingga Kapolsek meminta bantuan tim meminta bantuan tim medis untuk melakukan visum ke TKP. Dalam perjalanan, rombongan diberondong senjata oleh sekelompok sipil bersenjata dari arah Perbukitan. |
| 8 | Insiden Alue Nireh Pola : Penembakan warga tanpa alasan. Motif : Tidak ada Pelaku : Anggota TNI satuan PPRM yang memakai truk militer Unimag Yonif 111/Karma Bakti Tualang Cut. | Sabtu, 12 Juni 1999 Pukul 15.00 wib Lokasi : Keudee Alue nireh, kec. Peureulak, A. Timur | Korban tewas : 5 orang sipil | Truk militer melewati kawasan keudee Alue Nireh dan tiba- tiba ban truk pecah. Kemudian seorang anggota TNI melepaskan tembakan ke arah warga, dan diikuti oleh aparat lainnya. |
| 9 | Insiden Buetong Ateuh Pola : Pembantaian sipil Motif : Tidak Jelas Pelaku : Militer dari berbagai satuan, muka pelaku dicat dengan warna hitam | Jum’at (23/7) siang, atau sekitar pukul 12.00 wib. Lokasi : Desa Blang Meurandeh, Kec. Beutong Ateuh, Kab. A. Barat | Korban Tewas : 51 orang sipil Korban hilang : 4 orang | Setibanya dari Aceh Tengah, pasukan meminta Kades Blang Meurandeh untuk mengumpulkan warganya untuk pemerikasaan KTP. Warga yang terdiri dari wanita dan pria itu berkumpul di halamam rumah Tgk Bantaqiah. Mereka seluruhnya ditempatkan di lantai II rumah millik mantan Napol tersebut yang berlokasi di Desa Blang Meurandeh. Tak lama kemudian para lelaki yang berada di lantai II diperintah turun dan berbaris di depan rumah Tgk Bantaqiah. Saat itulah, diperkirakan 32 orang tersebut "disiram" tembakan. Korban selebihnya ditemukan warga setempat di km 7 di tepi jurang desa tersebut. |
| 10 | Insiden Krueng Tuan, Nisam, Aceh Utara Pola : Pembantaian warga sipil Motif : Tidak ada Pelaku : Aparat militer dari kesatuan yang tidak dikenal. | Sabtu, 7 Agustus 1999 Lokasi : Pedalaman Krueng Tuan, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, (58 km arah barat daya Lhokseumawe) | Korban tewas : 4 orang Korban luka-luka : 3 orang Korban hilang : 12 orang | Kejadian itu berawal ketika sepasukan militer yang baru kembali dari Takengon, Aceh Tengah melintas di kawasan hutan Alue Dua, Krueng Tuan, Kecamatan Nisam, Aceh Utara. Setelah melihat ada kemah di pinggir jalan setapak di tengah hutan itu, serta merta saja aparat militer melepaskan tembakan. Mengetahui adanya sekelompok tentara yang menyerang dengan tiba-tiba, para penebang kayu yang tidak bersenjata itu segera melarikan diri, tetapi tetap saja menelan korban jiwa dan sebagian korban ada yang hilang tak diketahui nasibnya. |
Data & Dokumentasi Koalisi NGO HAM Aceh (Aceh N.G.O's Coalition for Human Rights)
Jl Taman Siswa No. 23 Merduati Banda Aceh 23242
Telp. 62-651-31834
Fax. 62-651-27631
E-mail: koalisi-ham@aceh.wasantara.net.id
Homepage: http://koalisi-ham.homepage.com

0 comments:
Post a Comment