Monday, June 2, 2025

Kumpulan insiden

No

IDENTITAS KEJADIAN

WAKTU / LOKASI

KORBAN

KRONOLOGI

1Insiden Lhok Nibong
Pola : Penganiayaan aparat
Motif : tidak ada
Pelaku : massa tak dikenal
29 Desember 1998
Lokasi : Desa Lhok Nibong, kab. A. Timur
Korban tewas : 7 orang ABRI
Korban penjarahan : 2 orang sipil
Korban ditangkap : 15 orang sipil

Sekitar pukul 07.00 wib massa yang tidak diketahui asalnya berkumpul di desa Lhok Nibong dipinggir jalan dengan membawa parang. Meraka melakukan "Sweeping" dan menangkap sekitar 7 orang aparat, yang kemudian dianiaya. Tak lama kemudian aparat datang ke lokasi dan melakukan pengledahan, penembakan, penangkapan, dan penjarahan milik warga setempat.

2Insiden Kandang
Pola : Pembantaian warga
Motif : Mencari aparat militer yang diculik dan anggota GAM
Palaku : Aparat TNI-AD Yonif Para Linud 100/PS.
Minggu, 3 Januari 1999

Lokasi : Desa Pusong, Kec. Banda Sakti. Kab. A. Utara

Korban tewas : 7 orang sipil
Korban luka-luka : 23 orang sipil

Setelah Shalat Shubuh warga diminta berkumpul di mesjid, lalu berangkat ke pendopo dalam suatu barisan rapi, dengan tujuan melakukan delegasi secara damai. Di depan pendopo warga disambut oleh aparat militer yang siap siaga dengan rentetan tembakan, sehingga warga kocar-kacir menyelamatkan diri ke mesjid. Setelah shalat Dhuhur warga diperintahkan aparat keluar dari mesjid, dan beberapa anggota GAM ditangkap. Selanjutnya aparat mendirikan camp didepan mesjid, dan berpindah ke depan vihara dan SD 15 Pusong, yang membuat warga semakin takut.

3Insiden KNPI
Pola : Panangkapan dan penyiksaan warga secara massal.
Motif : Penyergapan Ahmad Kandang
Pelaku : Tim gabungan Satgas Wibawa ’99 pimpinan Letkol Polisi Drs Iskandar Hasan.
Sabtu, 9 Januari 1999
Pukul 09.30 wib
Lokasi : Desa Meunasah balng, kemukiman Kandang, kec. Muara Dua, kab. A. Utara
Korban tewas : 5 orang sipil
Korban penganiayaan : 23 orang sipil
Korban luka ringan : 21 orang sipil

Sekitar pukul 04.30 wib, aparat melakukan penyergapan ke daerah kandang dan berhasil menangkap 40 orang massa yang diduga simpatisan GAM, mereka dibawa ke gedung KNPI Jl. Iskandar Muda, dekat makorem 011/Lilawangsa. Mereka disiksa secara beramai – ramai oleh puluhan aparat.

4Insiden Idi Cut
Pola : Pembantaian warga sipil
Motif : Dendam aparat pada warga sipil bersenjata
Pelaku : Linud 100 TNI-AD
Rabu, 3 Februari 1999
Pukul 01.00 wib
Lokasi : Simpang Kuala Idi Cut, kab. A. Timur
Korban tewas : 7 orang sipil
Korban luka tembak : 5 orang sipil

Korban penjarahan : 6 orang sipil

Korban hilang : tidak jelas, sipil

Pada tgl 2/2 warga sedang mempersiapkan ceramah "Aceh Merdeka", datang ABRI dengan senjata laras panjang mengobrak-abrik pentas yang telah dipersiapkan. Tgl 3/2 , pukul 01.00 wib terdengar suara tembakan dari arah kantor Koramil, yang dilanjutkan dengan temban membabi buta ke arah warga, beberapa warga ditangkap dan dinaikkan ke truk aparat.

5Insiden simpang KKA
Pola : Pembantaian warga
Motif : tidak ada
Pelaku : Aparat dari satuan Den Rudal 001 dan Yonif 113 Aceh utara
3 Mei 1999
Lokasi : Simpang KKA, Krueng Geukeueh, Kec. Dewantara, Kab. A. Utara
Korban tewas : 46 orang sipil

Korban luka – luka : 156 orang sipil

Korban hilang : 10 orang sipil

Kelompok masyarakat pada hari tersebut ingin menemui Koramil setempat berhubungan dengan dilanggarnya kesepakatan bersama dengan pihak TNI agar tidak mengirimkan tentara ke desa mereka yang dibuat sehari sebelumnya sehubungan dengan hilangnya dua anggota Arhanud Den Rudal 001 di Cot Murong (1/5). Massa berkumpul di Simp KKA mendengar adanya siu bahwa pasukan TNI telah menysup ke desa mereka dan mengepung desa.

6Insiden glumpang Tiga
Pola : Penggeledahan rumah warga secara paksa
Motif : Mencari 1 anggota TNI yang hilang
Pelaku : Aparat TNI Yonif 112 Pidie
Jum’at, 14 Mei 1999
Pukul 16.00 wib
Lokasi : Desa Cot Baroh, kec. Glumpang Tiga, kab. Pidie
Tidak ada korban

Enam truk TNI-AD masuk ke desa Cot Baroh dan melakukan operasi militer untuk mencari seorang bintara yang hilang di desa tersebut. Karena tidak diketemukan, aparat melakukan pengledahan rumah warga dan melakukan pemukulan terhadap beberapa warga.

7Tragedi Peudada
Pola : Bentrokan senjata aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata.
Motif : Menggunakan warga sipil sebagai perisai hidup.
Pelaku : Kelompok Sipil Bersenjata dan TNI
Selasa, 25 Mei 1999
Pukul 10.00 wib
Lokasi : Kawasan Desa Cot Trieng, Kec. Peudada, Kab. A. utara
Korban tewas : 2 orang sipil dan

2 orang anggota TNI

Korban luka – luka : 9 orang ABRI

dan 3 orang sipil

Selamat : 2 orang ABRI

Kades Alue Kuta melaporkan ke Mapolsek Peudada tentang adanya 2 orang korban petrus di desanya, sehingga Kapolsek meminta bantuan tim meminta bantuan tim medis untuk melakukan visum ke TKP. Dalam perjalanan, rombongan diberondong senjata oleh sekelompok sipil bersenjata dari arah

Perbukitan.

8Insiden Alue Nireh
Pola : Penembakan warga tanpa alasan.
Motif : Tidak ada
Pelaku : Anggota TNI satuan PPRM yang memakai truk militer Unimag Yonif 111/Karma Bakti Tualang Cut.
Sabtu, 12 Juni 1999
Pukul 15.00 wib
Lokasi : Keudee Alue nireh, kec. Peureulak, A. Timur
Korban tewas : 5 orang sipil

Truk militer melewati kawasan keudee Alue Nireh dan tiba- tiba ban truk pecah. Kemudian seorang anggota TNI melepaskan tembakan ke arah warga, dan diikuti oleh aparat lainnya.

9Insiden Buetong Ateuh
Pola : Pembantaian sipil
Motif : Tidak Jelas
Pelaku : Militer dari berbagai satuan, muka pelaku dicat dengan warna hitam
Jum’at (23/7) siang, atau sekitar pukul 12.00 wib.
Lokasi : Desa Blang Meurandeh, Kec. Beutong Ateuh, Kab. A. Barat
Korban Tewas :
51 orang sipil
Korban hilang : 4 orang

Setibanya dari Aceh Tengah, pasukan meminta Kades Blang Meurandeh untuk mengumpulkan warganya untuk pemerikasaan KTP. Warga yang terdiri dari wanita dan pria itu berkumpul di halamam rumah Tgk Bantaqiah. Mereka seluruhnya ditempatkan di lantai II rumah millik mantan Napol tersebut yang berlokasi di Desa Blang Meurandeh. Tak lama kemudian para lelaki yang berada di lantai II diperintah turun dan berbaris di depan rumah Tgk Bantaqiah. Saat itulah, diperkirakan 32 orang tersebut "disiram" tembakan. Korban selebihnya ditemukan warga setempat di km 7 di tepi jurang desa tersebut.

10Insiden Krueng Tuan, Nisam, Aceh Utara
Pola : Pembantaian warga sipil
Motif : Tidak ada
Pelaku : Aparat militer dari kesatuan yang tidak dikenal.
Sabtu, 7 Agustus 1999
Lokasi : Pedalaman Krueng Tuan, Kecamatan Nisam, Kabupaten Aceh Utara, (58 km arah barat daya Lhokseumawe)
Korban tewas : 4 orang
Korban luka-luka :
3 orang
Korban hilang : 12 orang

Kejadian itu berawal ketika sepasukan militer yang baru kembali dari Takengon, Aceh Tengah melintas di kawasan hutan Alue Dua, Krueng Tuan, Kecamatan Nisam, Aceh Utara. Setelah melihat ada kemah di pinggir jalan setapak di tengah hutan itu, serta merta saja aparat militer melepaskan tembakan. Mengetahui adanya sekelompok tentara yang menyerang dengan tiba-tiba, para penebang kayu yang tidak bersenjata itu segera melarikan diri, tetapi tetap saja menelan korban jiwa dan sebagian korban ada yang hilang tak diketahui nasibnya.

Data & Dokumentasi Koalisi NGO HAM Aceh (Aceh N.G.O's Coalition for Human Rights)
Jl Taman Siswa No. 23 Merduati Banda Aceh 23242
Telp. 62-651-31834
Fax. 62-651-27631
E-mail: koalisi-ham@aceh.wasantara.net.id

Homepage: http://koalisi-ham.homepage.com

0 comments:

Post a Comment

Djon Afriandi